
Soppeng, 24 April 2026. Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, Yayasan Matepe bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 1423/Soppeng dan Pemerintah Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Jalan Kayagan, poros Bila–Tungke’e.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya penghijauan kawasan perkotaan. Penanaman pohon dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah setempat, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya personel Kodim 1423/Soppeng, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Soppeng beserta anggota, Camat Lalabata, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lalabata, Lurah Botto, mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Politani Pangkep), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lamappapoleonro, serta masyarakat setempat yang menunjukkan antusiasme tinggi.

Sebanyak 150 pohon berhasil ditanam, yang terdiri atas berbagai jenis tanaman produktif dan tanaman pelindung, seperti jambu kristal, sirsak, jati putih, durian, dan mahoni. Pemilihan jenis tanaman tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga berpotensi meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang.
Direktur Yayasan Matepe, Serlina, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April. Ia menegaskan bahwa aksi penanaman pohon menjadi salah satu langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam demi generasi yang akan datang,” ujarnya.
Melalui semangat kolaborasi dan kebersamaan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong berbagai aksi pelestarian lingkungan lainnya di Kabupaten Soppeng.