MAKASSAR — Yayasan Dedikasi Tjipta Indonesia (YDTI) melalui Perhimpunan Mandiri kusTa (PerMaTa) bekerja sama dengan Yayasan MATEPE menggelar pelatihan pemanfaatan pekarangan rumah tangga dan budi daya tanaman hidroponik. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Aman Orang yang Pernah Menderita Kusta (OYPMK), Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada Sabtu (16/8/2026).

Pelatihan ini diikuti oleh kurang lebih 15 orang OYPMK serta beberapa warga umum yang turut berpartisipasi. Kegiatan bertujuan untuk mengoptimalkan lahan pekarangan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal, sekaligus menjadi sarana pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi para OYPMK.
Staf YDTI, Muh. Arfah, mengatakan bahwa kegiatan ini digagas untuk memberikan ruang produktif bagi OYPMK yang selama ini ingin memiliki kesibukan bermanfaat. Menurutnya, pekarangan Rumah Aman yang sebelumnya tidak terkelola kini diarahkan untuk menghasilkan sayuran sehat yang dapat dikonsumsi maupun dikembangkan lebih lanjut.
“Kegiatan ini dilakukan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya OYPMK yang selama ini ingin sekali memiliki kesibukan yang produktif. Selain itu, pekarangan yang tidak dikelola di Rumah Aman juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan sayur yang sehat,” ujar Arfah.

Selain diajarkan cara memanfaatkan pekarangan rumah tangga secara konvensional, para peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai sistem budi daya tanaman hidroponik. Metode ini dinilai cocok diterapkan mengingat keterbatasan lahan, namun tetap dapat menghasilkan sayuran secara optimal.
Pelatihan hidroponik dan pemanfaatan pekarangan ini difasilitasi oleh Irvan Januar, staf dari Yayasan MATEPE, yang memberikan pemaparan teknis sekaligus praktik langsung kepada para peserta.

Melalui kegiatan ini, YDTI dan Yayasan MATEPE berharap para OYPMK di Rumah Aman dapat lebih mandiri secara ekonomi serta memiliki keterampilan baru yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan, sekaligus mengurangi stigma sosial yang kerap dialami penyintas kusta di tengah masyarakat.